Paket pelatihan satu hari dari jam 09.00 - 16.00

 

Fasilitas : 1. Snack dan makan siang, 2. Perlengkapan praktek, 3. Vcd, 4. Souvenir, 5. Sertifikat, 6. Bingkisan untuk sekolah.

 

Materi pelatihan : 

1. Pengenalan alat dan bahan kultur jaringan, 

2. Peninjauan Laboratorium kultur jaringan skala rumah tangga, 

3. Pembuatan media kultur jaringan organik alternatif, 

4. Sterlisasi alat, media dan bahan, 

5. Insisiasi eksplan, 

6. Subkultur, 

7. Aklimatisasi, 

8. Penyilangan anggrek, 

9. Diskusi bioteknologi terbaru.

 

Pelaksanaan pembelajaran terdiri : 1. Pembukaan, 2. Pembekalan materi dan motivasi, 3 Pelaksanaan praktek sistem kelompok dan rotasi, 4. Diskusi, permainan (ice breaking), door price.

 

Lokasi pelatihan : 1. Ruang Workshop Macodes, 2. Nursery Macodes, 3. Rumah kaca Macodes, 4 Lab kultur jaringan Esha Flora.

 

Pekaksana pelatihan: Dilakukan oleh Tim Esha Flora, juga dihadirkan sebagai tenaga pembantu dan pendamping : mahasiswa yang sedang praktek dan penelitian, siswa sekolah yang sedang magang dan PKL, Ibu-ibu Macodes, petani perkotaan yang mampu melaksanakan kultur jaringan. Diharapkan interaksi diantara peserta dan para pihak pelaksana memberikan wawasan dan pengalaman yang lebih beragam dan berkesan. Semoga para penerus bangsa dapat menguasai dan trampil dalam bidang bioteknologi kultur jaringan ysng pada akhirnya berdampak pada kemampuan bersaing dalam bidang agribisnis di indonesia maupun dunia. Aamiin.

 

Biaya Pelatihan : Rp. 200.000/ siswa. Paket ini merupakan paket pengabdian Esha Flora. Berbeda dengan Pelatihan provesional yang harganya Rp. 4 -6 juta / peserta selama 4 hari. Atau sama dengan Rp. 1.500.000/ peserta perhari.

 

Tujuan : 1. Menumbuhkan rasa suka dan senang terhadap bioteknologi kultur jaringan, 2. Menumbuhkan semangat dan motivasi untuk meneliti dan menguasai bioteknologi, 3. Sekaligus menguasai dan memahami praktek skala kultur jaringan skala rumah tangga, 4. Memberikan gambaran bahwa bioteknologi dapat dimodifikasi dalam kondisi yang sederhana sehingga bisa dilaksanakan secara sederhana dengan bahan dan alat yang juga dimodifikasi.

 

 

Manfaat : 1. Membantu pihak sekolah untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran kultur jaringan yang sudah masuk dalan kurikulum pembelajaran di sekolah, 2. Membantu pelaksanaan praktek setiap tahapan kultur jaringan sehingga dapat dimengerti secara jelas dan lengkap, 3. Memberikan gambaran bahwa walaupun laboratorium serba terbatas tapi bisa dibuat di sekolah dan tetap dapat dioperasionalkan dengan baik.

 

 

 

Dokumentasi