|
Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) pada Tanaman |
|
|
|
Written by Kuljar
|
 Konsep Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) diawali dari konsep hormon. Hormon tanaman atau fitohormon adalah senyawa-senyawa organik tanaman yang dalam konsentrasi rendah mempengaruhi proses-proses fisiologis. Proses-proses fisiologis terutama mengenai proses pertumbuhan, diferensiasi dan perkembangan tanaman. Proses-proses lain seperti pengenalan tanaman, pembukaan stomata, translokasi dan serapan hara dipengaruhi oleh hormon tanaman.
Dengan berkembangnya pengetahuan
biokimia dan industri kimia banyak ditemukan senyawa-senyawa yang
mempunyai fisiologis serupa dengan hormon tanaman. Senyawa ini dikenal
dengan nama ZPT.
Batasan tentang zat pengatur tumbuh pada tanaman (plant regulator),
adalah senyawa organik yang tidak termasuk hara (nutrient), yang
mempunyai 2 fungsi yaitu menstimulir dan menghambat atau secara
kualitatif mengubah pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sedangkan
fitohormon adalah senyawa organik yang bukan nutrisi yang aktif dalam
jumlah kecil yang disintetis pada bagian tertentu, yang umumnya
ditranslokasikan ke bagian lain tanaman yang menghasilkan suatu
tanggapan secara biokimia, fisiologis dan morfologis.
Saat ini dikenal terdiri dari lima kelompok yaitu auksin, giberelin, sitokinin, etilin dan asam absisak (ABA).
Untuk pembelian hormon-hormon ini anda dapat menghubungi Eshaflora Plants Tissue Culture ...
|