Skip to content
You are here: Home
Cara Sterilisasi Tanaman (Eksplan) Kultur jaringan
 Sebelumnya eksplan kultur jaringan (kuljar) harus dicuci dulu dengan detergen dan dibuang bagian yang tidak perlu. Sterilisasi dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu bahan seperti alcohol, bahan pemutih pakaian dan HgCl2. Lamanya proses sterilisasi dan konsentrasi bahan tergantung jenis dan bagian tanaman yang digunakan. Prinsip dasar sterilisasi eksplan adalah mensterilkan eksplan dari berbagai mikroorganisme, tetapi eksplannya tidak ikut mati. Setiap tanaman memerlukan perlakuan khusus sehingga sebelum mengulturkan tanaman baru perlu melakukan percobaan sterilisasi.
Read more...
 
Sterilisasi Alat-alat dan Media Kultur Jaringan
Alat-alat yang dipakai dalam penanaman dalam kultur jaringan harus dalam keadaan steril. Alat-alat logam dan gelas dapat disterilkan dalam autoklaf. Alat tanam seperti: pinset dan gunting dapat juga disterilkan dengan pembakaran atau dengan pemanasan dalam bacticinerator khusus untuk scapel, gagangnya dapat disterilkan dengan pemanasan namun pisaunya dapat menjadi tumpul bila dipanaskan dalam temperatur tinggi. Oleh karena itu untuk bladenya dianjurkan cara sterilisasi dengan pencelupan dalam alkohol atau larutan kaporit.
Alat-alat kultur jaringan yang perlu disterilisasi sebelum penanaman adalah; Pinset, Gunting, - Gagang scapel, Kertas saring, Petridish, Botol-botol kosong, Jarum, Pipet  .

Read more...
 
Zat Pengatur Tumbuh pada Tanaman (plant regulator)
 Zat pengatur tumbuh pada tanaman (plant regulator), adalah senyawa organik yang tidak termasuk hara (nutrient), yang mempunyai 2 fungsi yaitu menstimulir dan menghambat pertumbuhan dan perkembangan tanaman.

Golongan ZPT :
 a. Auksin : NAA, IBA, IAA, 2,4D
b. Sitokinin : BA, TDZ, Kinetin, Zeatin
c. Gibereliin : GA3, GA4
d. Zat Penghambat : etilen, ABA

Peranan auksin:
  a. Pembentukkan akar
b. Induksi dan morfogenesis kalus
c. Peran fisiologis lain dominansi apical, pembungaan pada bromeliace, response tropisme serta menghambat pengguran daun, bunga dan buah.fototropisme, geotropisme, partenokarpi

Peranan GA :
a. Pembentukkan tunas dan akar bersama Auksin dan sitokinin
b. Pemanjangan sel
c. Peran fisiologis lain : pembentukkan bunga, pemecah dormansi biji.

Peranan Sitokinin :
a. Menstimulir terjadinya pembelahan sel
b. Pembentukkan tunas
c. proliferasi meristem ujung
d. mendorong pembentukan kloropil pada kalus e. Peranan fisiologis lain Sitokinin menahan menguningnya daun dengan jalan membuat kandungan protein dan klorofil seimbang dalam daun ( daun menguning ketika protein pecah dan klorofil rusak)

Perananan ABA :
a. hormon tanaman yang secara alamiah disintesis dalam plastida atau kloroplas
b. tergolong zat penghambat tanaman atau inhibitor tanaman
c. diproduksi tanaman terutama bila tanaman berada dalam keadaan stress.

 Bookmark and Share
 
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Results 17 - 20 of 46

Product

Esha Product

Peralatan Tanam
Peralatan Tanam
 Call for Pricing

Hormon Akar
Hormon Akar
 Call for Pricing

Autoklave Listrik
Autoklave Listrik
 Call for Pricing

Hormon unas
Hormon unas
 Call for Pricing

Lamnar AirFlow
Lamnar AirFlow
 Call for Pricing

Bahan Media
Bahan Media
 Call for Pricing

Bahan Sterilisasi
Bahan Sterilisasi
 Call for Pricing

Alat Pembuatan Media
Alat Pembuatan Media
 Call for Pricing

Autoklave Listrik + Bakar
Autoklave Listrik + Bakar
 Call for Pricing

Paket Lab. Seribu Kultur
Paket Lab. Seribu Kultur
Rp.1,000,000
Add to Cart


Login Form






Lost Password?
No account yet? Register

Thank's To My Visitors

143572 Visitors

Who's Online

We have 8 guests and 1 member online
  • beewdwenceKaf

Facebook