|
Teknik Multiplikasi ( Perbanyakan ) Kultur Jaringan
Dalam teknik kultur jaringan multiplikasi dilakukan untuk perbanyakan pucuk/tunas/klon tanaman dan meningkatkan terjadinya percabangan aksial dan pembentukan pucuk secara adventiv, dengan cara memindahkan tunas-tunas dari dalam wadah kultur secara aseptik yang tumbuh dari hasil induksi dan di tanam lagi dalam botol kultur lain yang berisi media dan hormon yang mampu merangsang pertunasan.
Multiplikasi dilakukan jika ingin mendapatkan eksplan dalam jumlah besar, perangsangan multiplikasi dapat dilakukan dengan cara memodifikasi media tanam baik jenis maupun bentuknya (padat, dan cair), modifikasi hormon (jenis dan konsentrasia).
Cara nya :
• Eksplan dikeluarkan dari botol kultur jaringan lalu dimasukan ke dalam cawan petri.
• Eksplan dipotong-potong (split) dengan menggunakan scalpel dan pinset yang sebelumnya telah digarang.
• Potongan tadi dimasukan ke dalam media multiplikasi (MS0 + (0,5-2mg/l BAP)).
|
|
Read more...
|
|
|
Peranan Hormon atau ZPT dalam Kuljar |
Hormon atau Zat Perangsang Tumbuh (ZPT), merupakan salah satu faktor penting dalam pertumbuhan tanaman. Faktor yang mempengaruhi kearah mana tanaman tumbuh dan berkembang yaitu faktor luar (tanah,pupuk,pencahayaan atau irigasi) dan faktor dalam (terutama hormonal).
Didalam teknik kultur jaringan (kuljar) , tingkat keberhasilan kuljar sangat bergantung pada hormon atau ZPT yang diberikan. Arti hormon secara sederhana adalah pembawa pesan kimia, Arti hormon adalah senyawa organik bukan nutrisi tanaman yang disintetis disalah satu bagian tubuh tanaman dan dipindahkan ke bagian lan dalam konsentrasi rendah mampu menimbulkan tanggapan biokimia, fisiologis, dan morfologi.
Tanggap biokimia meliputi proses proses kimia dalam sistem biologi, Tanggap fisiologis diantaranya mengenai proses pertumbuhan, adaptasi, diferensissi dan perkembangan tanaman. Tanggap morfologi yaitu terbentuknya kekhususan bentuk daun akar, batang bunga dll bag tanaman dalam rangka mempertahankan hidup. Respon bisa + atau negatif.
ZPT adalah senyawa organik bukan nutrisi yang dalam konsentrasi rendah
|
|
Read more...
|
|
|
Kultur Jaringan Gaharu (Aquilaria ) |
Manfaat Gaharu
Gaharu adalah kayu wangi yang sudah diresapi resin yang dijumpai pada pohon Aquilaria lebih dikenal dengan agarwood, eaglewood, dan aloeswood, banyak dimanfaatkan sebagai bahan dasar industri parfum, obat-obatan (asma, liver, ginjal, radang lambung, usus, rhematik, tumor dan kanker), dan juga karena aroma wanginya, gaharu banyak dibuat parfum, setanggi atau dupa.
Pohon penghasil gaharu ada 18 jenis berasal dari suku Tymelaeaceae , dan 3 jenis lainnya, yakni Excocaria agalocha L. dan Dalbergia parviflora Roxb. Berasal dari suku Euphorbiaceae dan Fabaceae, dan Aloexylon agallocum Loureuio, anggota suku Leguminoceae . Dari 15 jenis pohon gaharu dari suku Tymelaeaceae , terdiri dari 7 jenis dari marga Aquilaria, 3 jenis dari marga Wikstroemia, 2 jenis dari marga Gonytyllus dan 1 jenis masing-masing dari marga Gyrinops , Aetoxylon dan Enkleia.( Airy Show, 1948; Ding Hou, 1960. 1964; Yule Burnell,2000; Wiryadinata, 1995).
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
| Results 9 - 12 of 46 |