Oleh ; 
Ir. Hapsiati
Ir. Edhi Sandra MSi
Denish Andri S.Hut


Esha Flora Plant and Tissue Culture
Jalan Kemuning 6 Blok M 6 no 9 Taman CiamngguBogor
Bogor - 2012
PENGOLAHAN, PEMBUATAN PRODUK DANPENERAPAN PUPUK ORGANIK


I. RUANG LINGKUP
 
1. Pendahuluan
         
1.1.  Permasalahan
1.2.  Definisi
1.3.  Pengertian
1.4.  Tujuan
1.5.  Target


2.       Pupuk  Organik

2.1.  Ragam Bahan Baku
2.2.  Organik & Anorganik
2.3.  Bahan Organik Dasar
2.4.  Enzim & Bakteri (dan jamur)


3.       Pembuatan Pupuk Organik

3.1.  Proses Degradasi :  Fisik, Lingkungan, dan kimia
3.2.  Dekomposer : Manusia, Satwa, makroorganisme, mikro organisme
3.3.  Mikrobiologi : bakteri dan cendawan
3.4.  Enzim & Hormon


4.       Pembuatan Biakan Mikroorganisme

4.1. Prinsip Pengembangbiakan Mikroba dantujuannya.
4.2. Pembuatan Biakan Murni
4.3. Pengembangan Populasi Mikroba Cair


5.       Penerapan Biakan Mikroba Cair

5.1.  Analisa Bahan Baku Organik
5.2.  Pemilihan Mikroba Pengurai
5.3.  Pengembang Biakan Mikroba Pengurai
5.4.   Penerapan Cairan Mikroba dalam PenguraianBahan Organik


6.       Pengembangan Mikroba Alami dengan Tujuan Khusus

6.1.  Mikroba pengurai rumput dan dedaunan
6.2.  Mikroba pengurai kayu, ranting dan serasah
6.3.  Mikroba pengurai lemak
6.4.  Mikroba pengurai daging dan protein


7.       Pengembangan Mikroba Indofit

7.1.  Mikroba penghasil hormon sitokinin padaantanan
7.2.  Mikroba fusarium penghasil gubal gaharu.


8.    PembuatanProduk Pupuk Organik

7.3.  Produk kompos serbuk
7.4.  Produk kompos granul
7.5.  Produk kompos tablet/briket
7.6.  Produk pupuk organik cair
7.7.  Produk stater mikroba pengurai cair
7.8.  Produk stater mikroba pengurai granul/serbuk
7.9.  Produk organik + mikroba pengurai
7.10.Produk organik + mikroba pengurai + enzim +hormon
7.11.Produk organik + NPK


9.   Pembuatan Pupuk Organik Instan.

9.1.    Pupuk Organik Instan granul/ serbuk
9.2.    Pupuk Organik Instan tablet
9.3.    Pupuk Organik Instan Briket
9.4.    Pupuk Organik Slow Realease      


10.  TeknikMeramu Pupuk Organik

      10.1. Prinsip StandarisasiPupuk Organik
     10.2. Komposisi Ramuan Pupuk Organik untuk Tujuan Tertentu

Subcategories