Untuk kesekian kalinya peserta Diklat Kultur Jaringan Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang 2014 berkunjung ke Esha Flora tanggal 19Juli 2014 jam 10.00 sampai jam 13.00.

Peserta yang berjumlah sekitar 30 orang berasal dari berbagai daerah di Indonesia ditambah 3 orang panitia dari BBPP Lembang. Tujuan dari kunjungan adalah sebagai studi banding dan juga pembelajaran tentang kultur jaringan skala rumah tangga. Dengan harapan akan memberikan motivasi dan semangat pada peserta diklat kultur jaringan bahwa kultur jaringan dapat dilakukan dengan kondisi yang sederhana dan sangat terbatas. 


Banyak peserta yang awal mulanya tidak mempunyai bayangan tentang pelaksanaan kultur jaringan, bahkan ada yang sudah memiliki peralatan laboratorium kultur jaringan lengkap, akan tetapitidak mampu untuk menjalankannya. setelah melihat proses kultur jaringan yang ada di esha Flora dan melihat bagaimana modifikasi cara kerja dan juga modifikasi alat dan bahan yang digunakan maka peserta merasa yakin dan sanggup untuk menjalankan laboratorium di tempatnya masing-masing.
Peserta terdiri dari guru-guru SMK, penyuluh, dari dinas pertanian, dan juga dari balai besar pertanian yang ada di berbagai daerah.

Esha Flora dengan segala keterbatasannya sanggup melaksanakan kultur jaringan maka mereka juga sanggup melaksanakan di daerahnya masing-masing.

Adapun topik dan materi yang ditunjukkan dalam kunjungan tersebut adalah 

1. gambaran secara real kultur jaringan sekala rumah tangga yang benar-benar berfungsi dengan baik, bahkan diperlihatkan bahwa walaupun dengan segala keterbatasan yang ada Esha Flora menjadi pusat pembelajaran tentang kultur jaringan bagi berbagai mahasiswa yang datang untuk belajar kultur jaringan, 

2. Memberikan gambaran teknis penggunaan enkas di luar laboratorium, yaitu di teras rumah,

3. memberikan pemahaman tentang praktek pembuatan media kultur jaringan organik dan sterilisasinya dengan menggunakan autoclave sederhana (manual),

4. memberikan gambaran praktek aklimatisasi anggrek secara sederhana, 
5. memperlihatkan bahwa kultur dapat diletakkan diluar laboratoium dengan sarat bahwa tutup botol kulturnya harus kuat, 
6. meperlhatkan bahwa walaupun sederhana akan tetapi memiliki lebih dari seratus kultur tumbuhan beranekaragam mulai dari tanaman hias, tanaman hortikultura, tanaman obat, jenis pohon, jenis perkebunan, anggrek dan lainya. 
7. Memperlihatkan berbagai ilmu terapan yang dapat diterapkan dimasyarakat yaitu: hormon, pupuk organik, pupuk hayati, mikoriza, Fusarium, jamur tiram, poliploid jati solomon, gaharu, karantina karet, kultur jaringan souvenir, daur ulang limbah, 
8. dan juga memperlihatkan koleksi buku, skripsi dll yang berkaitan dengan kultur jaringan dan tumbuhan. —

 di Esha Flora Plant Tissue Culture.


Subcategories