Bulan Juni – Juli 2014

Berawal dari kunjungan mahasiwa UIN Bandung beberapa tahun yang lalu. Kemudian berlanjut dengan Praktek Kerja lapang mahasiwa UIN di Esha Flora yang merupakan salah satu tempat praktek mahasiswa UIN Bandung.



Tujuan praktek Kerja lapang mahasiswa UIN bandung adalah:

1.    Mengetahui, memahami dan menguasai teknologi kultur jaringan skala rumah tangga.
2.    Menerapkan, membandingkan dan mengevaluasi ilmu kultur jaringan yang di dapat di bangu kuliah.
3.    Mempelajari teknologi kultur jaringan karet unggulan, yang merupakan topik yang telah disetujui pendanaannya oleh menteri BUMN Dahlan Iskan.
4.    Kompetensi ikutan berupa kemampuan bersosialisasi dan mengelola sebuah laboratorium kultur jaringan.
5.    Saling tukar wawasan dan pengalaman sesame mahasiswa, civitas Esha Flora lainnya seperti: mitra Esha Flora, Petani perkotaan macodes, peserta pelatihan esha Flora. Alumni Esha Flora dll.
6.    Mendapatkan pengetahuan wawasan tambahan dari berbagai kegiatan yang ada di Esha Flora.
7.    Memiliki motivasi dan kemauan dan keuletan dalam menangani permasalahan kultur jaringan.
8.    Memiliki kemampuan untuk melaksanakan semua tahapan teknis dasar kultur jaringan.


Sistem praktek Kerja lapang di Esha Flora meliputi:

1. diskusi dan penyampaian materi kultur jaringan oleh Bapak edhi Sandra dan Ibu Hapsiati,
2. Diskusi dan presentasi secara aktif mengenai kegiatan yang dilakukan dan topic yang menjadi perhatian praktek lapang.
3. Melakukan secara real kegiatan yang dilakukan di esha Flora, mulai dari pekerjaan kasar berupa menyapu halaman esha Flora, menyapu dan mengepel Laboratorium, mencuci botol, sterilisasi bahan dan alat, pembuatan media, karantina dan sterilisasi, inisiasi, subkultur, aklimatisasi dll.
4. Diskusi membahas keberhasilan dan kegagalan di dalam melaksanakan kegiatan tekinis dasar kultur jaringan.
5. Mahasiswadi wajibkan mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku di dalam mengelola sebuah laboratorium kultur jaringan.
6. Sistem yang diterapkan di Esha Flora berbeda dengan yang ada di perusahaan pada umumnya. Di esha Flora iklim kerja yang dikembangkan adalah sistem kekeluargaan, bertanggung jawab dan disiplin. Jadi mahasiswa dilatih untuk dapat proaktif dan bertanggunjawab serta mampu membuat perencanaan yang harus dilaksanakan selama praktek di Esha Flora.
7. Dibuat agar sebesar mungkin mahasiswa dapat mempelajari berbagai ilmu dan kegiatan yang ada di esha Flora, termasuk mereka di beri kewenangan untuk mengelola kegiatan kunjungan dari peserta BBPP Lembang. Mahasiwa diberi tugas disesuaikan dengan topic praktek mereka, ada yang bertugas di pembuatan media kultur jaringan, subkultur dengan menggunakan enkas, aklimatisasi, karantina dan inisiasi dll.


Waktu Praktek Kerja Lapang
Waktu yang diharuskan oleh pihak kampus adalah satu bulan efektif. Dan hal tersebut disesuaikan dengan waktu dan jam kerja yang ada di esha Flora.

Penginapan
Untuk penginapan selama praktek kerja lapang, mahasiswa UIN Bandung di carikan homestay di masyarakat komplek sekitar Esha Flora, hal ini di sengaja agar mahasiswa juga dapat berbaur dengan mansyarakat dan disamping itu masyarakat juga mendapatkan pemasukan tambahan.
Kebetulan mahasiwa UIN mendapatkan satu rumah yang kebetulan sedang kosong sehinga mereka semua yang terdiri dari 6 mahasiswa dapat tinggal di rumah tersebut yang terletak hanya beberapa rumah dari Esha Flora.

Persyaratan Praktek Kerja lapang di Esha Flora
Mahasiswa menyampaikan surat permohonan praktek kerja lapang yang diketahui dan ditanda tangani oleh pejabat kampus disertai dengan ketentuan lama waktu praktek yang diharuskan serta tujuan praktek yang akan dicapai.
Mahasiwa akan diinformasikan mengenai persyaratan dan ketentuan di dalam praktek kerja lapang di Esha Flora, bila di setujui dan masing-masing pihak menyetujai maka di tentukan waktu parktek lapangnya.

Peserta Praktek Kerja Lapang Mahasiswa UIN Bandung
Peserta praktek lapang tahun ini dari mahasiswa UIN Bandung diikuti oleh 6 orang. Satu perempuan nama Herdina, dan 5 laki-laki nama: Wahidin, Fahmi, Gugun, Tedi dan Apep. Mereka semua memiliki sikap dan prilaku yang baik, bertanggungjawab dan sopan. Mereka melakukan praktek kerja lapang dengan serius dan tekun. Tidak malu bertanya dan proaktif mencobakan semua hal yang telah didiskusikan dan mencoba mencari antisipasi permasalahan dalam inisiasi karet dan lainnya.
Mereka dengan semangat melakukan kegiatan, tata tertib dan ketentuan yang ditetapkan di esha Flora. Mereka dengan semangat melakukan kegiatan teknis dasar kultur jaringan. Dari akhir kegiatan praktek terlihat bahwa mereka sudah mampu mengevaluasi dan mampu mendapatkan kultur steril karet unggulan.
 
Mereka terlihat dapat berbaur dan bersosialisasi dengan mahasiswa lainnya yang juga sedang praktek dan penelitian di Esha Flora. Bahkan terlihat bahwa mahasiswa UIN mampu memasak dengan baik terbukti dari pada saat berbuka puasa bersama, mahasiswa UIN yang menyiapkan makanan berupa nasi liwet dan lauk-pauknya untuk berbuka dengan sistem lesehan dan makan bersama dengan mengunakan alas daun pisang

Cerita & Pengalaman Unik & Menarik Selama Praktek Kerja Lapang di Esha Flora
 
1.    Kebetulan rumah yang ditinggali oleh mahasiwa sudah lama tidak di tinggali, rumah cukup besar bertingkat dan di bagian belakang rumah ada kebun bamboo dan kuburan, sehingga di rumah tersebut diketahui “berpenghuni”. Dan betul rupanya mahasiswa di awal kedatangan mengalami sambutan oleh “penghuni” dengan memperlihatkan “penampakan” serta gangguan lain berupa: suara-suara orang sedang berbicara, suara orang beraktivitas di dalam kamar bagian belakang, terdengar suara langkah kaki menaiki tangga, suara langkah kaki di kamar atas rumah. Pernah terjadi penampakan di bagian atas tangga. Tapi ternyata mahasiswa UIN cukup tangguh untuk dapat digoda oleh “penghuni” tersebut. Mereka rajin melakukan tadarusan setiap malam dan tidak lupa sholat dan zikir sehingga justru “penghuni”nya menjadi tidak betah berada di rumah tersebut. Terbukti dari munculnya”penampakan” di rumah sbelah penginapan yang membuat Ibu rumah tangga di sebelah rumah tersebut menjerit histeris melihat “penampakan tersebut dan cukup menghebohkan karena suaranya yang keras dan menggemparkan warga sekitar. Hari-hari berikutnya rupanya “penghuni” merasa kalah dan tidak banyak mengganggu lagi mahasisa UIN Bandung.
 
2.    Ternjadi suasana yang cukup menarik dan menyenangkan dengan munculnya gejala-gejala “cinlok” antara mahasiswa UIN Bandung dengan mahasiswi lain yang sedang praktek di Esha Flora. Hal ini membuat kegiatan menjadi tambah ceria dan bersemangat.
Semua dinamika tersebut merupakan pengalaman yang menarik dan menjadi kenangan yang tidak akan terlupakan. Semoga mahasiswa UIN Bandung mendapatkan yang diinginkannya.

Esha Flora
Bogor, Juli 2014 — di Esha Flora Plant Tissue Culture.

Subcategories