Oleh: Edhi Sandra

Pendahuluan

 

Dalam kondisi krisis ekonomi seperti saat ini maka biaya hidup menjadisangat tinggi. Pemenuhan kebutuhan dasar manusia (sandang, pangan, papan)menjadi prioritas utama, itupun masih kekurangan.  Oleh sebab itulah pemenuhan kebutuhankesehatan keluarga juga mengalami penurunan dan tidak terpenuhi dengan baik.  Banyak keluarga yang karena kondisi serbakekurangan, kurang memperhatikan gizi yang diberikan kepada anak-anaknya, tidakmemperhatikan kebersihan dan kondisi kesehatan anggota keluarganya. Kesemua halini akan menyebabkan akumulasi penurunan kesehatan keluarga. Dan akan berdampakburuk pada akhirnya.

 

Indonesia terkenal dengan mega biodiversity nya, beranekaragamflora dan fauna yang diantaranya adalah berfungsi sebagai bahan obat.  Demikian pula dengan keanekaragaman sukubangsa tradisional yang masing-masing memiliki kekhasan dalametnobotaninya. Suku tradisional sangat mengenal flora dan fauna yang dapatdigunakan sebagai pangan dan obat. Sayangnya kesemuanya itu hampir punah tergerus dengan perubahan zamandan rusaknya kualitas lingkungan akibat eksploitasi hutan dan konversi lahanhutan.

 

Disatu sisi masyarakat sangat sulit untuk dapat memenuhi kebutuhankesehatannya karena ketidakadaan dana, disisi lain keanekaragaman hayati dansuku bangsa sangat kaya dengan etnofarmakologi, maka keduanya dapat digabungkanmenjadi suatu sinergi yang menguntungkan. Suatu gabungan yang langsung dapatdirasakan oleh masyarakat kebanyakan.

 

Gabungan tersebut harus memperhatikan standar kesehatan yang baik tapipelaksanaannya berdasarkan nilai-nilai tradisonal.  Oleh sebab itulah perlu dibuat suatu ”rumahSehat” yang dapat membantu masyarakat kecil untuk dapat memenuhi kebutuhankesehatannya tidak hanya sekedar memberi obat secara gratis atau murah, tapilebih kepada pemberdayaan dan kemandirian masyarakat dalam mengobati danmeningkatkan kesehatan keluarganya.

 

Rumah sehat tersebut dikristalkan dalam bentuk : ” KLINIK TRADISIONAL ”yang dalam tahap awal pembentukannya dibatasi atau diprioritaskan denganmenggarap penyakit kanker secara tuntas. Dengan demikian Klinik tradisional ini akan berfungsi sebagai ”PusatPengobatan dan Pusat Informasi Kesehatan Penyakit Kanker”.

 

 

 Gambar 1. Pengobatan tradisional dengan sistem diagnosa secara tradisional dengan menganalisa nadi darah.

 

Subcategories